Nashruddin Hoja – Itik Berkaki Satu

8 Desember 2010

Sekali lagi Nashruddin diundang Timur Lenk. Nashruddin ingin membawa buah tangan berupa itik panggang. Sayang sekali, itik itu telah dimakannya sebuah kakinya pagi itu. Setelah berpikir-pikir, akhirnya Nashruddin membawa juga itik panggang berkaki satu itu menghadap Timur Lenk.

Seperti yang kita harapkan, Timur Lenk bertanya pada Nashruddin, “Mengapa itik panggang ini hanya berkaki satu, Mullah?”

“Memang di negeri ini itik-itik hanya memiliki satu kaki. Kalau Anda tidak percaya, cobalah lihat di kolam.” jawab Nashruddin.

Mereka berdua berjalan ke kolam. Di sana, banyak itik berendam sambil mengangkat sebuah kakinya, sehingga nampak hanya berkaki satu.

“Lihatlah,” kata Nashruddin puas, “di sini itik hanya berkaki satu.”

Tentu Timur Lenk tidak mau ditipu. Maka ia pun berteriak keras. Semua itik kaget, menurunkan kaki yang dilipat, dan beterbangan.

Tapi Nashruddin tidak kehilangan akal. “Subhanallah,” katanya, “bahkan itik pun takut pada keinginan Anda. Barangkali kalau Anda meneriaki saya, saya akan ketakutan dan menggandakan kaki jadi empat lalu terbang.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: