Pintu Ilmu

14 Januari 2011

Dalam riwayat yang ditulisnya, Ibnu Abbas mengatakan:

“Demi Allah, Rasul Allah saww telah memberi kepada Imam Ali sembilan-persepuluh dari semua ilmu yang ada, dan demi Allah, Imam Ali masih juga mengetahui sebagian dari sepersepuluh ilmu sisanya yang ada pada kalian.”

Mengenai hal itu cukuplah dikemukakan saja ucapan Rasul Allah saww yang menegaskan:

“Aku ini adalah kotanya ilmu, sedangkan Ali adalah pintu gerbangnya. Barangsiapa ingin memperoleh ilmu hendaknya ia mengambil lewat pintunya.”

Al Hakim dalam Mustadrak-nya, iii, 126, 127; al Khatib dalam Tarikh Baghdad, ii, 348, 377; vii, 172; xi, 48, 49; al Muhibb al Tabari dalam al Riyad al Nadirah, ii, 193; al Muttaqi dalam Kanz al Ummal, vi, 152, 156, 401; Ibn Hajar dalam al Sawa’iq al Muhriqah, 73; Manawi dalam Kunuz al Haqaiq, 43 dan Fayd al Qadir, iii, 46; al Haythami, Majma al Zawa’id, ix, 114; Ibn al Athir dalam Usd al Ghabah, iv, 22 and Tahdhib al Tahdhib (Hyderabad, 1325), vi, 152;  juga al Uqayli, Ibn Adi dan al Tabarani.

Allah swt telah melimpahkan nikmat tiada terhingga kepada Imam Ali bin Abi Thalib as berupa ilmu dan hikmah, sehingga ia menjadi orang yang paling banyak mengetahui dan menguasai isi Al Qur’an serta ajaran-ajaran Rasul Allah saww. Dengan sendirinya ia pun merupakan orang yang paling mampu menetapkan fatwa hukum Islam. Sebenarnya hal itu bukan merupakan satu kejutan, karena dia adalah satu-satunya orang muslim yang terdini memeluk Islam dan hidup langsung di bawah naungan wahyu sejak masa kanak-kanak sampai dewasa.

Sebuah riwayat hadits yang berasal dari Mu’adz bin Jabal mengatakan bahwa Rasul Allah saww berkata kepada Imam Ali as:

“Engkau mengungguli orang lain dalam tujuh perkara. Tak ada seorang Qureisy pun yang dapat menyangkalnya. Yaitu: engkau adalah orang pertama yang beriman kepada Allah; engkau orang yang terdekat dengan janji Allah; engkau orang yang termampu menegakkan perintah Allah; engkau orang yang paling adil mengatur pembagian (ghanimah); engkau orang yang paling berlaku adil terhadap rakyat; engkau paling banyak mengetahui semua persoalan; Engkau orang yang paling tinggi nilai kebaikan sifatnya di sisi Allah.”

Jadi, kalau Rasul Allah saww sendiri sudah menilai Imam Ali as sedemikian lengkapnya, tidaklah keliru kalau dikatakan, bahwa Imam Ali as merupakan kualitas pilihan di kalangan ummat Islam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: