Doa Kumayl دعاء كميل

8 Mei 2011

Kumayl bin Ziyad Nakha’i adalah sahabat pilihan Imam Ali AS. Ketika Imam Ali AS memerintah, (35-40H), Kumayl dilantik menjadi wali kota Hait. Ia akhirnya menemui kesyahidannya pada tahun 83 hijrah dalam usia 90 tahun atas perintah penguasa zalim, Hajjaj bin Yusuf al-Tsaqafi. Kumayl dimakamkan di suatu tempat bernama Tsaubah, yang terletak di antara Najaf al-Asyraf dan Kufah, di Iraq.

Doa Kumayl ini telah diajarkan oleh Imam Ali AS kepada Kumayl RA. Menurut Sayyid Ibn Thawwus dalam kitab Iqbal, riwayat ini disampaikan oleh Kumayl: “Pada suatu hari, saya duduk di masjid Basrah bersama Maulana Amirul Mu’minin Ali AS membicarakan hal Nisfu Sya’ban. Ketika ditanya tentang ayat, “Fiha yufraqu kullu amrin hakim,” (Surah al-Dukhaan Ayat 4), Imam Ali AS mengatakan bahwa ayat ini mengenai Nisfu Sya’ban; orang yang beribadat di malam itu, tidak tidur, dan membaca Doa Hadrat Hidhr AS akan diterima doanya.”

“Ketika Imam Ali pulang ke rumahnya, di malam itu, saya menyusulinya. Melihat saya, Imam AS bertanya, “Apakah keperluan anda ke mari?” Jawab saya, “Saya ke sini untuk mendapatkan Doa Hadrat Hidhr.” Imam mempersilakan saya duduk, seraya mengatakan, “Ya Kumayl, apabila anda menghafal doa ini dan membacanya setiap malam Juma’at, cukuplah itu untuk melepaskan anda dari kejahatan, anda akan ditolong Allah, diberi rezeki, dan doa ini akan dimakbulkan. Ya Kumayl, lamanya persahabatan serta perkhidmatan anda, menyebabkan anda dikaruniai nikmat dan kemuliaan untuk belajar (doa ini).”

بسم الله الرحمن الرحيم

اللهم صل على محمد وآل محمد

اَللَّهُمَّ اِنِّيْ أَسْئَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِيْ وَسِعَتْ كُلَّ شَيْء

Ya Allah, aku bermohon kepada-Mu, dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu,

وَبِقُوَّتِكَ الَّتِيْ قَهَرْتَ بِهَا كُلَّ شَيْءٍ

dengan kekuasaan-Mu yang dengannya Engkau taklukkan segala sesuatu,

وَخَضَعَ لَهَا كُلُّ شَيْءٍ وَذَلَّ لَهَا كُلُّ شَيْءٍ

dan karenanya merunduk segala sesuatu dan karenanya merendahkan segala sesuatu,

وَبِجَبَرُوْتِكَ الَّتِيْ غَلَبْتَ بِهَا كُلَّ شَيْءٍ

dengan kemuliaan-Mu yang mengalahkan segala sesuatu,

وَبِعِزَّتِكَ الَّتِيْ لاَيَقُوْمُ لَهَا شَيْءٌ

dengan kekuatan-Mu yang tak tertahankan oleh segala sesuatu,

وَبِعَظَمَتِكَ الَّتِيْ مَلأَتْ كُلَّ شَيْءٍ

dengan kebesaran-Mu yang memenuhi segala sesuatu,

وَبِسُلْطَانِكَ الَّذِيْ عَلاَ كُلَّ شَيْءٍ

dengan kekuasaan-Mu yang mengatasi segala sesuatu,

وَبِوَجْهِكَ الْبَاقِيْ بَعْدَ فَنَآءِ كُلِّ شَيْءٍ

dengan wajah-Mu yang kekal setelah punah segala sesuatu,

وَبِأَسْمَآئِكَ الَّتِيْ مَلأَتْ اَرْكَانَ كُلِّ شَيْءٍ

dengan asma-Mu yang memenuhi tonggak segala sesuatu,

وَبِعِلْمِكَ الَّذِيْ اَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ

dengan ilmu-Mu yang mencakup segala sesuatu,

وَبِنُوْرِ وَجْهِكَ الَّذِيْ اَضَآءَ لَهُ كُلُّ شَيْءٍ

dengan cahaya wajah-Mu yang menyinari segala sesuatu.

يَانُوْرُ يَاقُدُّوْسُ

Wahai Nur, wahai Yang Mahasuci!

يَاأَوَّلَ اْلأَوَّلِيْنَ وَيَاآخِرَ اْلأَخِرِيْنَ

Wahai Yang Awal dari segala yang awal! Wahai Yang Akhir segala yang akhir!

اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِيَ الذُّنُوْبَ الَّتِيْ تَهْتِكُ الْعِصَمَ

Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang meruntuhkan penjagaan.

اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِيَ الذُّنُوْبَ الَّتِيْ تُنْزِلُ النِّقَمَ

Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang mendatangkan bencana.

اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِيَ الذُّنُوْبَ الَّتِيْ تُغَيِّرُ النِّعَمَ

Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang merusak karunia.

اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِيَ الذُّنُوْبَ الَّتِيْ تَحْبِسُ الدُّعَآءَ

Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang menahan doa.

اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِيَ الذُّنُوْبَ الَّتيْ تُنْزِلُ الْبَلآءَ

Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku yang menurunkan bala’.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ كُلَّ ذَنْبٍ اَذْنَبْتُهُ وَكُلَّ خَطِيْئَةٍ اَخْطَأْتُهَا

Ya Allah, ampunilah segala dosa yang telah kulakukan dan segala kesalahan yang telah kukerjakan.

اَللّهُمَّ اِنِّيْ اَتَقَرَّبُ اِلَيْكَ بِذِكْرِكَ وَاَسْتَشْفِعُ بِكَ اِلَى نَفْسِكَ

Ya Allah, aku datang menghampiri-Mu dengan zikir-Mu, aku memohon pertolongan-Mu dengan diri-Mu,

وَاَسْئَلُكَ بِجُوْدِكَ اَنْ تُدْنِيَنِيْ مِنْ قُرْبِكَ

aku bermohon pada-Mu dengan kemurahan-Mu, dekatkan daku keharibaan-Mu,

وَاَنْ تُوْزِعَنِي شُكْرَكَ وَاَنْ تُلْهِمَنِي ذِكْرَكَ

sempatkan daku untuk bersyukur pada-Mu, bimbinglah daku untuk selalu mengingat-Mu.

اَللّهُمَّ اِنِّيْ اَسْأَلُكَ سُؤَالَ خَاضِع مُتَذَلِّلٍ خَاشِعٍ

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan permohonan hamba yang rendah, hina dan ketakutan,

اَنْ تُسَامِحَنِيْ وَتَرْحَمَنِيْ وَتَجْعَلَنِيْ بِقِسْمِكَ رَاضِيًا قَانِعًا

maafkan daku, sayangi daku, dan jadikan daku ridha dan senang pada pemberian-Mu,

وَفِيْ جَمِيْعِ اْلأَحْوَالِ مُتَوَاضِعًا

dan dalam segala keadaan tunduk kepada-Mu.

اَللّهُمَّ وَاَسْأَلُكَ سُؤَالَ مَنِ اشْتَدَّتْ فَاقَتُهُ

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan permohonan orang yang berat keperluannya,

وَاَنْزَلَ بِكَ عِنْدَ الشَّدَآئِدِ حَاجَتَهُ وَعَظُمَ فِيْمَا عِنْدَكَ رَغْبَتُهُ

yang ketika kesulitan menyampaikan hajatnya pada-Mu yang besar kedambaannya untuk meraih apa yang ada di sisi-Mu.

اَللّهُمَّ عَظُمَ سُلْطَانُكَ وَعَلاَ مَكَانُكَ وَخَفِيَ مَكْرُكَ وَظَهَرَ اَمْرُكَ

Ya Allah, mahabesar kekuasaan-Mu, mahatinggi kedudukan-Mu, selalu tersembunyi rencana-Mu, selalu tampak kuasa-Mu,

وَغَلَبَ قَهْرُكَ وَجَرَتْ قُدْرَتُكَ وَلاَيُمْكِنُ الْفِرَارُ مِنْ حُكُوْمَتِكَ

selalu tegak kekuatan-Mu, selalu berlaku kodrat-Mu tak mungkin lari dari pemerintahan-Mu.

اَللّهُمَّ لاَ اَجِدُ لِذُنُوْبِيْ غَافِرًا وَلاَ لِقَبَآئِحِيْ سَاتِرًا

Ya Allah, tidak kudapatkan pengampunan bagi dosaku, tiada penutup bagi kejelekanku,

وَلاَ لِشَيْءٍ مِنْ عَمَلِيَ الْقَبِيْحِ بِالْحَسَنِ مُبَدِّلاً

tiada yang dapat menggantikan amalku yang jelek dengan kebaikan,

غَيْرَكَ لاَاِلهَ اِلاَّ اَنْتَ سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ

melainkan Engkau, Tiada Tuhan kecuali Engkau Mahasuci Engkau dengan segala puji-Mu.

ظَلَمْتُ نَفْسِي

Telah aku aniaya diriku,

وَتَجَرَّأْتُ بِجَهْلِي

telah berani aku melanggar, karena kebodohan,

وَسَكَنْتُ اِلَى قَدِيْمِ ذِكْرِكَ لِي وَمَنِّكَ عَلَيَّ

tetapi aku tenteram, karena bersandar pada sebutan-Mu dan karunia-Mu padaku.

اَللّهُمَّ مَوْلاَيَ كَمْ مِنْ قَبِيْحٍ سَتَرْتَهُ

Ya Allah, Pelindungku, betapa banyak kejelekan telah Kaututupi,

وَكَمْ مِنْ فَادِحٍ مِنَ الْبَلآءِ اَقَلْتَهُ

betapa banyak malapetaka telah Kauatasi,

وَكَمْ مِنْ عِثَارٍ وَقَيْتَهُ

betapa banyak rintangan telah Kausingkirkan,

وَكَمْ مِنْ مَكْرُوْهٍ دَفَعْتَهُ

betapa banyak bencana telah Kautolakkan,

وَكَمْ مِنْ ثَنَآءٍ جَمِيْلٍ لَسْتُ اَهْلاً لَهُ نَشَرْتَهُ

betapa banyak pujian baik yang tak layak bagiku telah Kausebarkan.

اَللّهُمَّ عَظُمَ بَلآئِي وَاَفْرَطَ بِي سُوْءُ حَالِي

Ya Allah, besar sudah bencanaku, berlebihan sudah kejelekan keadaanku,

وَقَصُرَتْ بِي اَعْمَالِي وَقَعَدَتْ بِي اَغْلاَلِي

rendah benar amal-amalku, berat benar belenggu (kemalasanku),

وَحَبَسَنِي عَنْ نَفْعِي بُعْدُ اَمَلِي

angan-angan panjang telah menahan manfaat dari diriku,

وَخَدَعَتْنِي الدُّنْيَا بِغُرُوْرِهَا وَنَفْسِي بِجِنَايَتِهَا وَمِطَالِي

dunia dengan tipuannya telah memperdayaku, dan diriku (telah terpedaya) karena ulahnya, dan karena kelalaianku.

يَاسَيِّدِي فَأَسْئَلُكَ بِعِزَّتِكَ اَنْ لاَيَحْجُبَ عَنْكَ دُعَآئِي سُوْءُ عَمَلِي وَفِعَالِي

Wahai Junjunganku, aku bermohon pada-Mu dengan segala kekuasaan-Mu, jangan Kaututup doaku karena kejelekan amal dan perangaiku.

وَلاَ تَفْضَحْنِي بِخَفِيِّ مَااطَّلَعْتَ عَلَيْهِ مِنْ سِرِّي

Kauungkapkan rahasiaku yang tersembunyi, yang telah Engkau ketahui,

وَلاَتُعَاجِلْنِي بِالْعُقُوْبَةِ عَلَى مَاعَمِلْتُهُ فِي خَلَوَاتِي

jangan Kausegerakan siksa padaku yang kulakukan dalam kesendirianku

مِنْ سُوْءِ فِعْلِي وَاِسَآئَتِي وَدَوَامِ تَفْرِيْطِي وَجَهَالَتِي

karena perbuatan buruk dan kejelekan, karena kebiasaanku untuk melanggar batas, dan kebodohan,

وَكَثْرَةِ شَهَوَاتِي وَغَفْلَتِي

karena banyaknya nafsuku dan kelalaianku.

وَكُنِ اللَّهُمَّ بِعِزَّتِكَ لِي فِي كُلِّ اْلأَحْوَالِ رَؤُفًا

Ya Allah, dengan kemulian-Mu, sayangi daku dalam segala keadaan,

وَعَلَيَّ فِي جَمِيْعِ اْلأَمُوْرِ عَطُوْفًا

kasihi daku dalam segala perkara.

اِلَهِي وَرَبِّي مَنْ لِي غَيْرُكَ

Ilahi, Rabbi, kepada siapa lagi selain Engkau,

اَسْئَلُهُ كَشْفَ ضُرِّي وَالنَّظَرَ فِي اَمْرِي

aku memohon dihilangkan kesengsaraanku, dan diperhatikan urusanku.

اِلَهِي وَمَوْلاَيَ اَجْرَيْتَ عَلَيَّ حُكْمًا اتَّبَعْتُ فِيْهِ هَوَى نَفْسِي

Ilahi, Pelindungku, Engkau kenakan padaku hukum, tetapi disitu aku ikuti hawa nafsuku;

وَلَمْ اَحْتَرِسْ فِيْهِ مِنْ تَزْيِيْنِ عَدُوِّيْ فَغَرَّنِي بِمَا اَهْوَى

aku tidak cukup waspada terhadap tipuan (setan) musuhku, maka terkecohlah aku lantaran nafsuku,

وَاَسْعَدَهُ عَلَى ذَلِكَ الْقَضَآءُفَتَجَاوَزْتُ بِمَاجَرَى عَلَيَّ مِنْ ذَلِكَ بَعْضَ حُدُوْدِكَ

dan berlakulah ketentuan-Mu atas diriku ketika kulanggar sebagian batas yang Kautetapkan bagiku,

وَخَالَفْتُ بَعْضَ اَوَامِرِكَ

dan kubantah sebagian perintah-Mu.

فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَيَّ فِي جَمِيْعِ ذَلِكَ

Namun bagi-Mu segala pujiku atas semua itu;

وَلاَحُجَّةَ لِي فِيْمَا جَرَى عَلَيَّ فِيْهِ قَضَآؤُكَ

tiada alasan bagiku (menolak) ketentuan yang Kautetapkan bagiku,

وَاَلْزَمَنِي حُكْمُكَ وَبَلآؤُكَ

demikian pula hukum dan ujian yang menimpaku.

وَقَدْ اَتَيْتُكَ يَااِلَهِي بَعْدَ تَقْصِيْرِي وَاِسْرَافِي عَلَى نَفْسِي

Aku datang kini menghadap-Mu, ya Ilahi, dengan segala kekuranganku, dengan segala kedurhakaanku (pelanggaranku),

مُعْتَذِرًا نَادِمًا مُنْكَسِرًا مُسْتَقِيْلاً

sambil menyampaikan pengakuan dan penyesalanku dengan hati yang hancur luluh,

مُسْتَغْفِرًا مُنِيْبًا مُقِرًّا مُذْعِنًا مُعْتَرِفًا

memohon ampun dan berserah diri, dengan rendah hati mengakui segala kenistaanku.

وَلاَاَجِدُ مَفَرًّا مِمَّاكَانَ مِنِّي وَلاَمَفْزَعًا

Karena segala cacatku ini, tiada aku dapatkan tempat melarikan diri,

اَتَوَجَّهُ اِلَيْهِ فِي اَمْرِي غَيْرَ قَبُوْلِكَ عُذْرِي

tiada tempat berlindung untuk menyerahkan urusanku, selain pada kehendak-Mu untuk menerima pengakuan kesalahanku

وَاِدْخَالِكَ اِيَّايَ فِي سَعَةِ رَحْمَتِكََ

dan memasukkan aku pada kesucian kasih-Mu.

اَللَّهُمَّ فَاقْبَلْ عُذْرِي وَارْحَمْ شِدَّةَ ضُرِّي

Ya Allah, terimalah pengakuanku, dan kasihanilah beratnya kepedihanku,

وَفُكَّنِي مِنْ شَدِّ وَثَاقِي

lepaskan dari kekuatan belengguku.

يَارَبِّ ارْحَمْ ضَعْفَ بَدَنِي

Ya Rabbi, kasihanilah kelemahan tubuhku,

وَرِقَّةَ جِلْدِي وَدِقَّةَ عَظْمِي

kelembutan kulitku dan kerapuhan tulangku.

يَامَنْ بَدَءَ خَلْقِي وَذِكْرِي وَتَرْبِيَتِي وَبِرِّي وَتَغْذِيَتِي

Wahai Tuhan yang mula-mula menciptakanku, menyebutku, mendidikku, memperlakukanku dengan baik, dan memberiku kehidupan,

هَبْنِي لابْتِدَآءِ كَرَمِكَ وَسَالِفِ بِرِّكَ بِي

karena permulaan karunia-Mu, karena Engkau telah mendahuluiku dengan kebaikan, berilah aku karunia-Mu.

يَااِلَهِي وَسَيِّدِي وَرَبِّياَتُرَاكَ مَعَذِّبِي بِنَارِكَ بَعْدَ تَوْحِيْدِكَ

Ya Allah, Junjunganku, Pemeliharaku! Apakah Engkau akan menyiksaku dengan api-Mu, setelah mengesakan-Mu,

وَبَعْدَ مَاانْطَوَى عَلَيْهِ قَلْبِي مِنْ مَعْرِفَتِكَ

setelah hatiku tenggelam dalam makrifat-Mu,

وَلَهِجَ بِهِ لِسَانِي مِنْ ذِكْرِكَ

setelah lidahku bergetar menyebut-Mu,

وَاعْتَقَدَهُ ضَمِيْرِي مِنْ حُبِّكَ

setelah jantung terikat dengan cinta-Mu,

وَبعْدَ صِدْقِ اعْتِرَافِي وَدُعَآئِي خَاضِعًا لِرُبُوْبِيَّتِكَ

setelah segala ketulusan pengakuanku dan permohonanku, seraya tunduk bersimpuh pada rububiyah-Mu?

هَيْهَاتَ اَنْتَ اَكْرَمُ مِنْ اَنْ تُضَيِّعَ مَنْ رَبَّيْتَهُ

Tidak, Engkau terlalu mulia untuk mencampakkan orang yang Kau ayomi,

اَوْ تُبَعِّدَ مَنْ اَدْنَيْتَهُ اَوْتُشَرِّدَ مَنْ آوَيْتَهُ

atau menjauhkan orang yang Engkau dekatkan, atau menyisihkan orang yang Engkau naungi,

اَوْتُسَلِّمَ اِلَى الْبَلآءِ مَنْ كَفَيْتَهُ وَرَحِمْتَهُ

atau menjatuhkan pada bencana orang yang Engkau cukupi dan Engkau sayangi.

وَلَيْتَ شِعْرِي يَاسَيِّدِي وَاِلَهِي وَمَوْلاَيَاَتُسَلِّطُ النَّارَ عَلَى وُجُوْهٍ خَرَّتْ لِعَظَمَتِكَ سَاجِدَةً

Aduhai diriku! Junjunganku, Tuhanku, Pelindungku! Apatah Engkau akan melemparkan ke neraka wajah-wajah yang tunduk rebah karena kebesaran-Mu,

وَعَلَى اَلْسُنٍ نَطَقَتْ بِتَوْحِيْدِكَ صَادِقَةً

lidah-lidah yang dengan tulus mengucapkan keesaan-Mu,

وَبِشُكْرِكَ مَادِحَةً

dan dengan pujian mensyukuri nikmat-Mu,

وَعَلَى قُلُوْبٍ اعْتَرَفَتْ بِإِلَهِيَّتِكَ مُحَقِّقَةً

kalbu-kalbu yang dengan sepenuh hati mengakui uluhiyah-Mu,

وَعَلَى ضَمَآِئرَ حَوَتْ مِنَ الْعِلْمِ بِكَ حَتَّى صَارَتْ خَاشِعَةً

hati nurani yang dipenuhi ilmu tentang Engkau sehingga bergetar ketakutan

وَعَلَى جَوَارِحَ سَعَتْ اِلَى اَوْطَانِ تَعَبُّدِكَ طَائِعَةً

tubuh-tubuh yang telah biasa tunduk untuk mengabdi-Mu,

وَاَشَارَتْ بِاسْتِغْفَارِكَ مُذْعِنَةً

dan dengan merendah memohon ampunan-Mu?

مَاهَكَذَا الظَّنُّ بِكَ

Tidak sedemikian itu persangkaan kami tentang-Mu,

وَلاَاُخْبِرْنَا بِفَضْلِكَ عَنْكَ

padahal telah diberitakan kepada kami tentang keutamaan-Mu.

يَاكـَرِيْمُ يَارَبِّ

Wahai Pemberi karunia, wahai Pemelihara!

وَاَنْتَ تَعْلَمُ ضَعْفِي عَنْ قَلِيْلٍ مِنْ بَلآءِ الدُّنْيَا وَعُقُوْبَتِهَا

Engkau mengetahui kelemahanku dalam menanggung sedikit dari bencana dan siksa dunia

وَمَايَجْرِي فِيْهَا مِنَ الْمَكَارِهِ عَلَى اَهْلِهَا

serta kejelekan yang menimpa penghuninya,

عَلَى اَنَّ ذَلِكَ بَلآءٌ وَمَكْرُوْهٌ قَلِيْلٌ مَكْثُهُ‘

padahal semua (bencana dan kejelekan) itu

يَسِيْرٌ بَقَآئُهُ قَصِيْرٌ مُدَّتُهُ

singkat masanya, sebentar lalunya, dan pendek usianya.

فَكَيْفَ احْتِمَالِي لِبَلآءِ اْلأخِرَةِ

Maka apatah mungkin aku sanggup menanggung bencana akhirat

وَجَلِيْلِ وُقُوْعِ الْمَكَارِهِ فِيْهَا

dan kejelekan hari akhir yang besar,

وَهُوَ بَلآءٌ تَطُوْلُ مُدَّتُهُ وَيَدُوْمُ مَقَامُهُ

bencana yang panjang masanya dan kekal menetapnya

وَلاَيُخَفَّفُ عَنْ اَهْلِهِ لأَنَّهُ لاَيَكُوْنُ اِلاَّ عَنْ غَضَبِكَ وَانْتِقَامِكَ وَسَخَطِكَ

serta tidak diringankan bagi orang yang menanggungnya; sebab semuanya tidak terjadi kecuali karena murka-Mu, karena balasan dan amarah-Mu.

وَهَذَا مَالاَتَقُوْمُ لَهُ السَّمَوَاتُ وَاْلأَرْضُ

Inilah, yang bumi dan langit pun tak sanggup memikulnya.

يَاسَيِّدِيْ فَكَيْفَ لِيوَاَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الْحَقِيْرُ الْمِسْكِيْنُ الْمُسْتَكِيْنُ

Wahai Junjunganku, bagaimana mungkin aku (menanggungnya)? Padahal aku hamba-Mu yang lemah, rendah, hina, malang, dan papa.

يَااِلَهِي وَرَبِّ وَسَيِّدِي وَمَوْلاَيَ

Ya Ilahi, Tuhanku, Junjunganku, Pelindungku!

لأَيِّ اْلأُمُوْرِ اِلَيْكَ اَشْكُوا

Urusan apa lagi kiranya yang akan aku adukan pada-Mu?

وَلِمَا مِنْهَا اَضِجُّ وَاَبْكِي لأَلِيْمِ الْعَذَابِ وَشِدَّتِهِ

Mestikah aku menangis menjerit karena kepedihan dan beratnya siksaan?

اَمْ لِطُوْلِ الْبَلآءِ وَمُدَّتِهِ

Atau karena lamanya cobaan?

فَلَئِنْ صَيَّرْتَنِي لِلْعُقُوْبَاتِ مَعَ اَعْدَآئِكَ

Sekiranya Engkau siksa aku beserta musuh-musuh-Mu

وَجَمَعْتَ بَيْنِي وَبَيْنَ اَهْلِ بَلآئِكَ

dan Engkau himpunkan aku bersama penerima bencana-Mu

وَفَرَّقْتَ بَيْنِي وَبَيْنَ اَحِبَّآئِكَ وَاَوْلِيَآئِكَ

dan Engkau ceraikan aku dari para kekasih-Mu dan kecintaan-Mu.

فَهَبْنِي يَااِلَهِي وَسَيِّدِي وَمَوْلاَيَ وَرَبِّ

Oh … seandainya aku, Ya Ilahi, Junjunganku, Pelindungku, Tuhanku!

صَبَرْتَ عَلَى عَذَابِكَ فَكَيْفَ اَصْبِرُ عَلَى فِرَاقِكَ

Sekiranya aku dapat bersabar menanggung siksa-Mu, mana mungkin aku mampu bersabar berpisah dengan-Mu?

وَهَبْنِي صَبَرْتُ عَلَى حَرِّ نَارِكَ

Dan sekiranya aku mampu bersabar menahan panas api-Mu,

فَكَيْفَ اَصْبِرُ عَنِ النَّظَرِ اِلَى كَرَامَتِكَ

mana mungkin aku bersabar tidak melihat kemuliaan-Mu?

اَمْ كَيْفَ اَسْكُنُ فِي النَّارِ وَرَجَآئِي عَفْوُكَ

Mana mungkin aku tinggal di neraka-Mu, padahal harapanku hanya maaf-Mu!

فَبِعِزَّتِكَ يَاسَيِّدِي وَمَوْلاَيَ

Demi kemuliaan-Mu, wahai Junjunganku dan Pelindungku!

اُقْسِمُ صَادِقًا لَئِنْ تَرَكْتَنِي نَاطِقًا

Aku bersumpah dengan tulus; sekiranya Engkau biarkan aku berbicara di sana

لأَضِجَّنَّ اِلَيْكَ بَيْنَ اَهْلِهَا ضَجِيْجَ اْلأَمِلِيْنَ

di tengah penghuninya, aku akan menangis tangisan mereka yang menyimpan harapan,

وَلأَصْرُخَنَّ اِلَيْكَ صُرَاخَ الْمُسْتَصْرِخِيْنَ

aku akan menjerit jeritan mereka yang memohon pertolongan,

وَلأَبْكِيَنَّ عَلَيْكَ بُكَاءَ الْفَاقِدِيْنَ

aku akan merintih rintihan mereka yang kekurangan.

وَلأُنَادِيَنَّكَ اَيْنَ كُنْتَ يَاوَلِيَّ الْمُؤْمِنِيْنَ

Sungguh, aku akan menyeru-Mu, di mana pun Engkau berada, wahai Pelindung kaum mu’minin,

يَاغَايَةَ آمَالِ الْعَارِفِيْنَyâ

wahai tujuan harapan kaum arifin,

يَاغِيَاثَ الْمُسْـتَغِيْثِيْنَya

wahai lindungan kaum yang memohon perlindungan,

يَاحَبِيْبَ قُلُوْبِ الصَّادِقِيْنَ

wahai kekasih kalbu para pecinta kebenaran,

وَيَااِلَهَ الْعَالَمِيْنَ

wahai Tuhan seru sekalian alam,

اَفَتُرَاكَ سُبْحَانَكَ يَااِلَهِي وَبِحَمْدِكَ

Mahasuci Engkau, Ilahi, dengan segala puji-Mu!

تَسْمَعُ فِيْهَا صَوْتَ عَبْدٍ مُسْلِمٍ سُجِنَ فِيْهَا بِمُخَالَفَتِهِ

Akankah Engkau dengar di sana suara hamba muslim, yang terpenjara dengan keingkarannya,

وَذَاقَ طَعْمَ عَذَابِهَا بِمَعْصِيَتِهِ

yang merasakan siksanya karena kedurhakaannya,

وَحُبِسَ بَيْنَ اَطْبَاقِهَا بِجُرْمِهِ وَجَرِيْرَتِهِ

yang terperosok ke dalamnya karena dosa dan nistanya;

وَهُوَ يَضِجُّ اِلَيْكَ ضَجِيْجَ مُؤَمِّلٍ لِرَحْمَتِكَ

merintih pada-Mu dengan mendambakan rahmat-Mu,

وَيُنَادِيْكَ بِلِسَانِ اَهْلِ تَوْحِيْدِكَ

menyeru-Mu dengan lidah ahli tauhid-Mu,

وَيَتَوَسَّلُ اِلَيْكَ بِرُبُوْبِيَّتِكَ

bertawasul pada-Mu dengan rububiyah-Mu.

يَامَوْلاَيَ فَكَيْفَ يَبْقَى فِي الْعَذَابِ

Wahai Pelindungku! Bagaimana mungkin ia kekal dalam siksa,

وَهُوَ يَرْجُو مَاسَلَفَ مِنْ حِلْمِكَ

padahal ia berharap pada kebaikan-Mu yang terdahulu.

اَمْ كَيْفَ تُؤْلِمُهُ النَّارُ وَهُوَ يَأْمُلُ فَضْلَكَ وَرَحْمَتَكَ

Mana mungkin neraka menyiksanya, padahal ia mendambakan karunia dan kasih-Mu.

اَمْ كَيْفَ يُحْرِقُهُ لَهِيْبُهَا وَاَنْتَ تَسْمَعُ صَوْتَهُوَتَرَى مَكَانَهُ

Mana mungkin nyalanya membakarnya, padahal Engkau dengar suaranya dan Engkau lihat tempatnya.

اَمْ كَيْفَ يَشْتَمِلُ عَلَيْهِ زَفِيْرُهَا وَاَنْتَ تَعْلَمُ ضَعْفَهُ

Mana mungkin jilatan apinya mengurungnya, padahal Engkau mengetahui kelemahannya.

اَمْ كَيْفَ يَتَقَلَقَلُ بَيْنَ اَطْبَاقِهَا وَاَنْتَ تَعْلَمُ صِدْ قَهُ

Mana mungkin ia jatuh bangun di dalamnya, padahal Engkau mengetahui ketulusannya.

اَمْ كَيْفَ تَزْجُرُهُ زَبَانِيَتُهَا وَهُوَ يُنَادِيْكَ يَارَبَّهُ

Mana mungkin Zabaniyah menghempaskannya, padahal ia memanggil-manggil-Mu: Ya Rabbi!

اَمْ كَيْفَ يَرْجُو فَضْلَكَ فِي عِثْقِهِ مِنْهَا فَتَتْرُكُهُ فِيْهَا

Mana mungkin ia mengharapkan karunia kebebasan daripadanya, lalu Engkau meninggalkannya di sana.

هَيْهَاتَ مَاذَلِكَ الظَّنُّ بِكَ

Tidak, tidak demikian itu sangkaku pada-Mu,

وَلاَالْمَعْرُوْفُ مِنْ فَضْلِكَ

tidaklah demikian yang makruf tentang karunia-Mu,

وَلاَمُشْبِهٌ لِمَاعَامَلْتَ بِهِ الْمُوَحِّدِيْنَ

tidak mungkin seperti itu perlakuan-Mu terhadap kaum beriman,

مِنْ بِرِّكَ وَاِحْسَانِكَ

melainkan kebaikan dan karunialah yang Engkau berikan.

فَبِالْيَقِيْنِ اَقْطَعُ لَوْ لاَ مَاحَكَمْتَ بِهِ مِنْ تَعْذِيْبِ جَاحِدِيْك

Dengan yakin aku berani berkata, kalaulah bukan karena keputusan-Mu untuk menyiksa orang yang mengingkari-Mu

وَقَضَيْتَ بِهِ مِنْ اِخْلاَدِ مُعَانِدِيْكَ

dan putusan-Mu untuk mengekalkan di sana orang-orang yang melawan-Mu,

لَجَعَلْتَ النَّارَكُلَّهَا بَرْدًاوَسَلاَمًا

tentu Engkau jadikan api seluruhnya sejuk dan damai,

وَمَاكَانَ لأَحَدٍ فِيْهَا مُقَرًّا وَلاَمُقَامًا

tidak akan ada lagi di situ tempat tinggal dan menetap bagi siapa pun.

لَكِنَّكَ تَقَدَّسَتْ اَسْمَآؤُكَ

Tetapi, mahakudus nama-nama-Mu.

اَقْسَمْتَ اَنْ تَمْلأَهَا مِنَ الْكَافِرِيْنَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ اَجْمَعِيْنَ

Engkau telah bersumpah untuk memenuhi neraka dengan orang-orang kafir dari golongan jin dan manusia seluruhnya.

وَاَنْ تُخَلِّدَ فِيْهَا الْمُعَانِدِيْنَ

Engkau akan mengekalkan di sana kaum durhaka.

وَاَنْتَ جَلَّ ثَنَآؤُكَ قُلْتَ مُبْتَدِئًا وَتَطَوَّلْتَ بِالإِنْعَامِ مُتَكَرِّمًا

Engkau dengan segala kemulian puji-Mu! Engkau telah berkata, setelah menyebutkan nikmat yang Engkau berikan:

اَفَمَنْ كَانَ مُؤْمِنًا كَمَنْ كَانَ فَاسِقًا لاَيَسْتَوُوْنَ

“Apakah orang mu’min seperti orang kafir, sungguh tidak sama mereka itu.”

اِلَهِي وَسَيِّدِي فَأَسْئَلُكَ بِالْقُدْرَةِ الَّتِي قَدَّرْتَهَا

Ilahi, Junjunganku! Aku memohon pada-Mu dengan kodrat yang telah Engkau tentukan,

وَبِالْقَضِيَّةِ الَّتِي حَتَمْتَهَا وَحَكَمْتَهَا

dengan qadha yang telah Engkau tetapkan dan putuskan,

وَغَلَبْتَ مَنْ عَلَيْهِ اَجْرَيْتَهَا

dan yang telah Engkau tentukan berlaku pada orang yang dikenai;

اَنْ تَهَبَ لِي فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَفِي هَذِهِ السَّاعَةِ

ampunilah bagiku, di malam ini, di saat ini,

كُلَّ جُرْمٍ اَجْرَمْتُهُ وَكُلَّ ذَنْبٍ اَذْنَبْتُهُ

semua nista yang pernah aku kerjakan, semua dosa yang pernah aku lakukan,

وَكُلَّ قَبِيْحٍ اَسْرَرْتُهُ وَكُلَّ جَهْلٍ عَمِلْتُهُ

semua kejelekan yang pernah aku rahasiakan, semua kedunguan yang pernah aku amalkan,

كَتَمْتُهُ اَوْ اَعْلَنْتُهُ اَخْفَيْتُهُ اَوْ اَظْهَرْتُهُ

yang aku sembunyikan atau tampakkan, yang aku tutupi atau tampakkan.

وَكُلَّ سَيِّئَةٍ اَمَرْتَ بِإِثْبَاتِهَا الْكِرَامَ الْكَاتِبِيْنَ

Ampuni semua keburukan, yang telah Engkau perintahkan malaikat yang mulia mencatatnya.

اَلَّذِيْنَ وَكَّلْتَهُمْ بِحِفْظِ مَايَكُوْنُ مِنِّي

Mereka yang Engkau tugaskan untuk merekam segala yang ada padaku;

وَجَعَلْتَهُمْ شُهُوْدًا عَلَيَّ مَعَ جَوَارِحِي

mereka yang Engkau jadikan saksi-saksi bersama seluruh anggota badanku;

وَكُنْتَ اَنْتَ الرَّقِيْبَ عَلَيَّ مِنْ وَرَآئِهِمْ

dan Engkau sendiri mengawal di belakang mereka,

وَالشَّاهِدَ لِمَا خَفِيَ عَنْهُمْ

menyaksikan apa yang tersembunyi pada mereka.

وَبِرَحْمَتِكَ اَخْفَيْتَهُ وَبِفَضْلِكَ سَتَرْتَهُ

Dengan rahmat-Mu, Engkau sembunyikan kejelekan itu; dengan karunia-Mu, Engkau menutupinya.

وَاَنْ تُوَفِّرَ حَظِّي مِنْ كُلِّ خَيْرٍ اَنْزَلْتَهُ

Perbanyaklah bagianku pada setiap kebaikan yang Engkau turunkan

اَوْ اِحْسَانٍ فَضَّلْتَهُ اَوْ بِرٍّ نَشَرْتَهُ اَوْ رِزْقٍ بَسَطْتَهُ

atau setiap karunia yang Engkau limpahkan atau setiap keberuntungan yang Engkau sebarkan atau rizki yang Engkau curahkan

اَوْ ذَنْبٍ تَغْفِرُهُ اَوْ خَطَإٍ تَسْتُرُهُ

atau dosa yang Engkau ampunkan atau kesalahan yang Engkau sembunyikan.

يَارَبِّ يَارَبِّ يَارَبِّ

Ya Rabbi, ya Rabbi, ya Rabbi!

يَااِلَهِي وَسَيِّدِي وَمَوْلاَيَ وَمَالِكَ رِقِّي

Ya Ilahi, Junjunganku, Pelindungku, Pemilik nyawaku!

يَامَنْ بِيَدِهِ نَاصِيَتِي يَاعَلِيْمًابِضُرِّي وَمَسْكَنَتِي

Wahai Zat yang di tangan-Nya ubun-ubunku! Wahai yang mengetahui kesengsaraan dan kemalanganku!

يَاخَبِيْرًابِفَقْـرِي وَفَاقَتِي

Wahai yang mengetahui kefakiran dan kepapaanku!

يَارَبِّ يَارَبِّ يَارَبِّ

Ya Rabbi, ya Rabbi, ya Rabbi!

اَسْئَلُكَ بِحَقِّكَ وَقُدْسِكَ

Aku memohon pada-Mu dengan kebenaran dan kesucian-Mu,

وَاَعْظَمِ صِفَاتِكَ وَاَسْمَآئِكَ

dengan keagungan sifat dan asma-Mu!

اَنْ تَجْعَلَ اَوْقَاتِيْ مِنَ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِبِذِكْرِكَ مَعْمُوْرَةً

Jadikan waktu-waktu malam dan siangku dipenuhi dengan zikir pada-Mu

وَبِخِدْمَتِكَ مَوْصُوْلَةً وَاَعْمَالِي عِنْدَكَ مَقْبُوْلَةً

dihubungkan dengan kebaktian pada-Mu diterima amalku di sisi-Mu,

حَتَّي تَكُوْنَ اَعْمَالِي وَاَوْرَادِيْ كُلَّهَا وِرْدًا وَاحِدًا

sehingga jadilah amal dan wiridku seluruhnya wirid yang satu,

وَحَالِي فِي خِدْمَتِكَ سَرْمَدًا

dan kekalkanlah selalu keadaanku dalam berbakti pada-Mu.

يَاسَيِّدِي يَامَنْ عَلَيْهِ مُعَوَّلِي

Wahai Junjunganku, wahai Zat yang kepada-Nya aku percayakan diriku!

يَامَنْ اِلَيْهِ شَكَوْتُ اَحْوَالِي

wahai Zat yang kepada-Nya aku adukan keadaanku!

يَارَبِّ يَارَبِّ يَارَبِّ

Ya Rabbi, ya Rabbi, ya Rabbi!

قَوِّ عَلَى خِدْمَتِكَ جَوَارِحِي

Kokohkan anggota badanku untuk berbakti pada-Mu.

وَاشْدُدْ عَلَى الْعَزِيْمَةِ جَوَانِحِي

Teguhkan tulang-tulangku untuk melaksanakan niatku.

وَهَبْ لِيَ الْجِدَّ فِي خَشْيَتِكَ

Karuniakan padaku kesungguhan untuk bertakwa pada-Mu,

وَالدَّوَامَ فِي اْلإِتِّصَالِ بِخِدْمَتِكَ

kebiasaan untuk meneruskan bakti pada-Mu,

حَتَّى اَسْرَحَ اِلَيْكَ فِي مَيَادِيْنِ السَّابِقِيْنَ

sehingga aku bergegas menuju-Mu bersama para penghulu

وَاُسْرِعَ اِلَيْكَ فِي الْبَارِزِيْنَ

dan berlari ke arah-Mu bersama orang-orang terkemuka,

وَاَشْتَاقَ اِلَى قُرْبِكَ فِي الْمُشْتَاقِيْنَ

merindukan dekat pada-Mu bersama yang merindukan-Mu.

وَاَدْنُوَ مِنْكَ دُنُوَّ الْمُخْلِصِيْنَ

Jadikan daku dekat pada-Mu – dekatnya orang-orang yang ikhlas,

وَاَخَافَكَ مَخَافَةَ الْمُوْقِنِيْنَ

dan takut pada-Mu – takutnya orang-orang yang yakin.

وَاَجْتَمِعَ فِي جِوَارِكَ مَعَ الْمُؤْمِنِيْنَ

Sekarang aku berkumpul di hadirat-Mu bersama kaum mu’minin.

اَللَّهُمَّ وَمَنْ اَرَادَنِي بِسُوْءٍ فَأَرِدْهُ وَمَنْ كَادَنِي فَكِدُْهُ

Ya Allah! Siapa saja yang bermaksud buruk padaku, tahanlah dia, siapa saja yang memperdayaku, gagalkan dia.

وَاجْعَلْنِي مِنْ اَحْسَنِ عَبِيْدِكَ نَصِيْبًا عِنْدَكَ

Jadikan aku hamba-Mu yang paling baik nasibnya di sisi-Mu,

وَاَقْرَبِهِمْ مَنْزِلَةً مِنْكَ

yang paling dekat kedudukannya dengan-Mu,

وَاَخَصِّهِمْ زُلْفَةً لَدَيْكَ

yang paling istimewa tempatnya di dekat-Mu.

فَإِنَّهُ لاَيُنَالُ ذَلِكَ اِلاَّ بِفَضْلِكَ

Sungguh, semua ini tidak akan tercapai, kecuali dengan karunia-Mu.

وَجُدْلِي بِجُوْدِكَ وَاعْطِفْ عَلَيَّ بِمَجْدِكَ

Limpahkan padaku kemurahan-Mu, sayangi aku dengan kebaikan-Mu,

وَاحْفَظْنِي بِرَحْمَتِكَ

jaga diriku dengan rahmat-Mu,

وَاجْعَلْ لِسَانِي بِذِكْرِكَ لَهِجًا وَقَلْبِي بِحُبِّكَ مُتَيَّمًا

gerakkan lidahku untuk selalu berzikir pada-Mu, penuhi hatiku supaya selalu mencintai-Mu,

وَمُنَّ عَلَيَّ بِحُسْنِ اِجَابَتِك

berikan padaku yang terbaik dari ijabah-Mu,

وَاَقِلْنِي عَثْرَتِي وَاغْفِرْ زَلَّتِي

hapuslah bekas kejatuhanku, ampuni ketergelinciranku.

فَإِنَّكَ قَضَيْتَ عَلَى عِبَادِكَ بِعِبَادَتِكَ

Sungguh, telah Engkau wajibkan hamba-hamba-Mu beribadah pada-Mu,

وَاَمَرْتَهُمْ بِدُعَآئِكَ وَضَمِنْتَ لَهُمُ اْلإِجَابَةَ

Engkau perintahkan mereka untuk berdoa pada-Mu, Engkau jaminkan pada mereka ijabah-Mu.

فَإِلَيْكَ يَارَبِّ نَصَبْتُ وَجْهِي

Karena itu, kepada-Mu, ya Rabbi, aku hadapkan wajahku;

وَاِلَيْكَ يَارَبِّ مَدَدْتُ يَدِيْ

kepada-Mu, ya Rabbi, aku ulurkan tanganku.

فَبِعِزَّتِكَ اسْتَجِبْ لِي دُعَآئِي وَبَلِّغْنِي مُنَايَ

Demi kebesaran-Mu, perkenankan doaku, sampaikan daku pada cita-citaku,

وَلاَتَقْطَعْ مِنْ فَضْلِكَ رَجَآئِيْ

jangan putuskan harapanku akan karunia-Mu,

وَاكْفِنِي شَرَّ الْجِنِّ وَاْلإِنْسِ مِنْ اَعْدَآئِيْ

lindungi aku dari kejahatan jin dan manusia musuh-musuhku.

يَاسَرِيْعَ الرِّضَا

Wahai Yang Mahacepat ridha-Nya!

اِغْفِرْ لِمَنْ لاَيَمْلِكُ اِلاَّ الدُّعَآءُ

Ampunilah orang yang tidak memiliki apa pun kecuali doa,

فَإِنَّكَ فَعَّالٌ لِمَاتَشَآءُ

karena Engkau perbuat apa kehendak-Mu.

يَامَنِ اسْمُهُ دَوَآءٌ وَذِكْرُهُ شِفَآءٌ وَطَاعَتُهُ غِنَى

Wahai Yang nama-Nya adalah obat, Yang zikir (kepada)-Nya adalah penyembuhan, Yang ketaatan (pada)-Nya adalah kekayaan!

اِرْحَمْ مَنْ رَأْسُ مَالِهِ الرَّجَآءُ وَسِلاَحُهُ الْبُكَاءُ

Kasihanilah orang yang hartanya hanya harapan dan senjatanya hanya tangisan.

يَاسَابِغَ النِّعَمِ يَادَافِعَ النِّقَمِ

Wahai Penabur karunia! Wahai Penolak bencana!

يَانُوْرَ الْمُشْتَوْحِشِيْنَ فِي الظُّلَمِ يَاعَالِمًا لاَيُعَلَّمُ

Wahai Nur yang menerangi mereka yang terhempas dalam kegelapan! Wahai Yang Mahatahu tanpa diberitahu!

صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَافْعَلْ بِي مَااَنْتَ اَهْلُهُ

Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, lakukan padaku apa yang layak bagi-Mu.

وَصَلَّى اللهُ عَلَى رَسُوْلِهِ وَاْلأَئِمَّةِ الْمَيَامِيْنَ مِنْ آلِهِ وَس

Semoga Allah melimpahkan kesejahteraan kepada Rasul-Nya serta para imam yang mulia dari keluarganya; sampaikan salam kepada mereka.

_______________

Pranala luar:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: